19 Juli 2018, Rekan Pers Berkumpul di Humas, Ada Apa? - Tiga Putra IPDN Bener Meriah Pindah Tugas - Plt. Bupati Bener Meriah Harap Kepala Sekolah Kerja Kreasi Inovatif - Pemkab Serahkan Bantuan Korban Puting Beliung - Caleg Anggota DPRK Uji Mampu Baca Al-Qur an Berikut Hasilnya - PNS dan Non PNS di Bener Meriah Kembali Masuk 5 Hari Kerja - Lagi, Ratusan Sopir Dump Truk Datangi Kantor DPRK - Bener Meriah Kembali Masuk Dinas 5 Hari Kerja - Plt Bupati Bener Meriah Shalatkan Jenazah Rizki Saradiwa - Pesta Demokrasi AKBP Fahmi Irwan Ramli Meski Pilihan Berbeda, Tapi Tetap Bersaudara - Genab Setahun Plt Bupati Syarkawi Gelar Doa Bersama - Sekda Buka Pelatihan Kelembagaan Koperasi Dan UKM - Kuatkan Silaturrahim Plt Bupati Bener Meriah Kunjungi Ruslan Abdul Gani di Bandung - SITARJAN Hadir di Bener Meriah Apa Fungsinya - Plt Bupati Bener Meriah Serahkan Bantuan Masa Panik Korban Puting Beliung Pantan Sinaku -

16 Rumah di Bener Meriah Aceh Rusak Diterjang Angin Puting Beliung

06-04-2018 15:24:02

ACEH – Sedikitnya 16 bangunan rumah warga mengalami kerusakan akibat diterjang angin puting beliung disertai hujan deras di kawasan Pante Raya, Kecamatan Wih Pesam, Kabupaten Bener Meriah, Jumat (30/3/2018) sore.

Camat Wih Pesam, Iwan Pasha kepada wartawan menuturkan bahwa ke-16 bangunan warga yang terdampak angin kencang mengalami tingkat kerusakan berbeda.

Ia menjelaskan, sebagian besar bangunan umumnya mengalami kerusakan pada bagian luar, seperti bagian atap dan teras bangunan.

"Alhamdulillah tidak ada korban jiwa. Saat ini rekan-rekan pihak terkait sudah berada di lokasi bersama warga mulai membantu membenahi kerusakan rumah yang tertiup angin," tutur Iwan Pasha.

Hingga saat ini, menurut Iwan Pasha, pihak terkait dari Dinas Sosial Kabupaten Bener Meriah juga telah mendirikan posko dan tenda-tenda darurat di lapangan sepak bola Panter Raya guna mengantisipasi adanya warga yang harus mengungsi sementara.

"Walaupun tidak ada yang mengungsi, tapi tetap disiapkan tenda-tenda oleh Dinas Sosial Kabupaten Bener Meriah untuk antisipasi atau persiapan," ujar Iwan.

Sebagai penanganan darurat pascaperistiwa angin kencang ini, kata Iwan Pasha, pihak terkait juga telah bersiap untuk menyalurkan bantuan yang mungkin diperlukan warga, seperti bantuan sembako.

Menurut dia, secara keseluruhan ada 60 jiwa yang terdampak langsung dari musibah yang terjadi. Namun hingga saat ini belum diketahui dampak kerugian dari peristiwa ini.

"Untuk kerugian kita belum mendata karena masih fokus pada penanganan darurat memperbaiki rumah-rumah yang tertiup angin," tutur Iwan.


 
 
 
 
Facebook Fans Page