Launching Perdana RRI Rimba Raya Kabupaten Bener Meriah Dilaksanakan Di Kantor RRI Pusat - Sambut GAMIFest, Unit Penyelenggara Bandara Rembele Gelar Gotong Royong - Drs. Suarman, MM; Kita Ingin Radio Rimba Raya Dikenal Dunia - Kajari Redelong Lantik Dua Anggota Seksi Intelijen dan Tindak Pidana - Brewing Road To School, Kunjungi Sekolah Di Bener Meriah - Dinas Pertanian Dan Perkebunan Aceh Gelar Sosialisasikan LEM Di Bener Meriah - Radio Rimba Raya Sejarah Kemerdekaan RI - Kadis Kominfo Bener Meriah Sambangi Kemenlu Terkait Adanya Rekaman Radio Rimba Raya All India Radio - Plh Bupati Bener Meriah Besuk Rangga Syahputra Penderita Kelenjar limpoma - Air Terjun Bintang Musara, Terapi Relaksasi yang Tepat untuk Dikunjungi - Bener Meriah Wakili Aceh MTQ KORPRI Nasional Di Jakarta - Catatan Sejarah, RSPD Rimba Raya Off, Akankah Kembali Mengudara? - Begini Cara Duta Wisata Bener Meriah Galang Dana untuk Korban Gempa Lombok - Di GORS Bener Meriah Ada Stand Kreativitas dan Perlombaan Seni Antar Sekolah - Ini Agenda Terdekat Relawan Sosial Bener Meriah -

16 Rumah di Bener Meriah Aceh Rusak Diterjang Angin Puting Beliung

06-04-2018 15:24:02

ACEH – Sedikitnya 16 bangunan rumah warga mengalami kerusakan akibat diterjang angin puting beliung disertai hujan deras di kawasan Pante Raya, Kecamatan Wih Pesam, Kabupaten Bener Meriah, Jumat (30/3/2018) sore.

Camat Wih Pesam, Iwan Pasha kepada wartawan menuturkan bahwa ke-16 bangunan warga yang terdampak angin kencang mengalami tingkat kerusakan berbeda.

Ia menjelaskan, sebagian besar bangunan umumnya mengalami kerusakan pada bagian luar, seperti bagian atap dan teras bangunan.

"Alhamdulillah tidak ada korban jiwa. Saat ini rekan-rekan pihak terkait sudah berada di lokasi bersama warga mulai membantu membenahi kerusakan rumah yang tertiup angin," tutur Iwan Pasha.

Hingga saat ini, menurut Iwan Pasha, pihak terkait dari Dinas Sosial Kabupaten Bener Meriah juga telah mendirikan posko dan tenda-tenda darurat di lapangan sepak bola Panter Raya guna mengantisipasi adanya warga yang harus mengungsi sementara.

"Walaupun tidak ada yang mengungsi, tapi tetap disiapkan tenda-tenda oleh Dinas Sosial Kabupaten Bener Meriah untuk antisipasi atau persiapan," ujar Iwan.

Sebagai penanganan darurat pascaperistiwa angin kencang ini, kata Iwan Pasha, pihak terkait juga telah bersiap untuk menyalurkan bantuan yang mungkin diperlukan warga, seperti bantuan sembako.

Menurut dia, secara keseluruhan ada 60 jiwa yang terdampak langsung dari musibah yang terjadi. Namun hingga saat ini belum diketahui dampak kerugian dari peristiwa ini.

"Untuk kerugian kita belum mendata karena masih fokus pada penanganan darurat memperbaiki rumah-rumah yang tertiup angin," tutur Iwan.


 
 
 
 
Facebook Fans Page