Buka Bersama, Bupati Bener Meriah Undang OKP dan ORMAS Se-Bener Meriah - Pesan Menpar Arief Yahya Untuk Aceh Gaet Wisatawan Saat Launching CoE 2018 - Pemerintah Aceh Akan Rilis Calendar Of Event 2018 - Ramadhan 1439 H, Pemkab Bener Meriah Santuni Seluruh Anak Yatim - Di Bener Meriah Harga Sembako Naik, Harga Daging Rp 160.000 Perkilo - Bupati Ahmadi Serahkan SK Pengembangan Pemukiman Penduduk dan Lahan Pertanian - Bupati Bener Meriah Telusuri Sungai Samar Kilang - Asisten II Pemkab, Buka Launching Balkondes di Kecamatan Bandar - Antisipasi Berita Hoax, Kepala MPU Bener Meriah Himbau Untuk Teliti - PPK Bener Meriah Gelar Sosialisasi Parenting - Bulan Ramadhan, Bupati Arahkan ASN Tetap Berikan Pelayanan Tebaik Bagi Masyarakat - Wabup Bener Meriah Buka Rakor Survei Penyusunan Disagregasi PMTB Tahun 2018 - Wabup Bener Meriah Buka Acara Sosialisasi Pembuatan Akta Masal - Tingkatkan Pendidikan TK, Ini Yang Disampaikan Ny Hasanah Ahmadi - Guru Berprestasi Akan Di Umrahkan Secara Gratis -

PENDIDIKAN POLITIK

01-04-2018 21:18:22

Pada tahun 2019 nanti akan diadakan pesta demokrasi Pemilihan Umum anggota DPR, DPD, DPRD Provinsi dan DPRD Kabupaten/Kota sekaligus juga pemilihan Presiden dan Wakil Presiden. Ada 14 Partai Politik yang sudah ditetapkan sebagai peserta pemilu mendatang, khusus untuk Aceh ditambah dengan 4 buah Partai Lokal.

Masih banyak pemahaman masyarakat sampai saat ini yang menganggap bahwa sistem politik adalah urusan pemerintah, sehingga masyarakat gampang dibodoh-bodohi dan diberi janji-janji yang muluk. Kebanyakan masyarakat tidak sadar akan peran, fungsi serta hak dan kewajibannya dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Untuk itu sudah saatnya pendidikan politik kepada masyarakat perlu diwujudkan dalam suatu kegiatan yang nyata.

Pentingnya pendidikan politik bagi masyarat adalah untuk membangun minat dan kesadaran berpolitik agar masyarakat mampu berperan aktif terhadap perpolitikan bangsa dan menjadi pengawas kebijakan politik pemerintah. Pendidikan politik juga berguna untuk mempersiapkan mental dan pemikiran yang akan melahirkan para pemimpin dengan pemikiran yang matang.

Dengan pendidikan politik akan tercipta warga negara yang mengetahui hak dan kewajibannya dan menyadari bahwa hak dipilih dan hak memilih merupakan hak yang melekat pada dirinya serta menciptakan pemilih yang rasional dan menjauhkan pemilu dari money politic, karena pemilih yang cerdas akan menyadari bahwa uang tidak dapat membeli hak suara. Pendidikan politik juga diharapkan akan membentuk pemilih yang tidak lagi memilih secara emosional maupun subjektif, tetapi lebih kepada program-program yang akan dilakukan untuk kesejahteraan masyarakat sehingga suara-suara dalam pemilu menjadi lebih berkualitas.


 
 
 
 
Facebook Fans Page