Buka Bersama, Bupati Bener Meriah Undang OKP dan ORMAS Se-Bener Meriah - Pesan Menpar Arief Yahya Untuk Aceh Gaet Wisatawan Saat Launching CoE 2018 - Pemerintah Aceh Akan Rilis Calendar Of Event 2018 - Ramadhan 1439 H, Pemkab Bener Meriah Santuni Seluruh Anak Yatim - Di Bener Meriah Harga Sembako Naik, Harga Daging Rp 160.000 Perkilo - Bupati Ahmadi Serahkan SK Pengembangan Pemukiman Penduduk dan Lahan Pertanian - Bupati Bener Meriah Telusuri Sungai Samar Kilang - Asisten II Pemkab, Buka Launching Balkondes di Kecamatan Bandar - Antisipasi Berita Hoax, Kepala MPU Bener Meriah Himbau Untuk Teliti - PPK Bener Meriah Gelar Sosialisasi Parenting - Bulan Ramadhan, Bupati Arahkan ASN Tetap Berikan Pelayanan Tebaik Bagi Masyarakat - Wabup Bener Meriah Buka Rakor Survei Penyusunan Disagregasi PMTB Tahun 2018 - Wabup Bener Meriah Buka Acara Sosialisasi Pembuatan Akta Masal - Tingkatkan Pendidikan TK, Ini Yang Disampaikan Ny Hasanah Ahmadi - Guru Berprestasi Akan Di Umrahkan Secara Gratis -

Bupati Ahmadi : 2018 Tidak Bolah Memakai Kerawang Gayo Sablonan

12-01-2018 02:12:27

Bupati Ahmadi  : 2018 Tidak Bolah Memakai Kerawang Gayo Sablonan

REDELONG : Bupati Kabupaten Bener Meriah Ahmadi, SE akan membuat surat edaran untuk pegawai dalam lingkungan Pemerintahan daerah Kabupaten Bener Meriah  dan sekolah terkait pemakaian baju kerawang.

Hal tersebut disampaikan Ahmadi saat membuka secara resmi lomba desain atribut kerawang Gayo dalam rangka peringatan Hari Ulang Tahun Ke-14 Kabupaten Bener Meriah di Aula Setdakab Bener Meriah, Rabu (10-1-2018)

"Saya sudah berkomitmen dalam waktu dekat ini saya akan membuat surat edaran untuk PNS dan anak sekolah untuk memakai baju kerawang dalam satu minggu itu satu hari menggunakan kerawang Gayo."terangnya.

Lanjut Ahmadi, hal tersebut merupakan sebagai komitmen kita untuk menjaga warisan budaya dari nenek mayong kita. "Saya juga tidak menyetujui kalau motif kerawang Gayo dalam bentuk sablon, karena itu dapat mencederai jatidiri kita sebagai oarng Gayo."kata bupati.

Orang nomor satu di Kabupaten Bener Meriah itu juga menegaskan, mulai dari 2018 ini hingga seterusnya tidak ada lagi yang menggunakan atau mengenakan kerawang Gayo dalam bentuk sablon, "mulai 2018 ini saya melarang pemakaian kerawang dalam bentuk sablon, karena dengan menyablon kerawang Gayo itu sama saja kita sudah merusak jatidiri kita sendiri."tegas Bupati Ahmadi(Humas Setdakab Bener Meriah)


 
 
 
 
Facebook Fans Page